Langsung ke konten utama

Puisi Sahabat - Pertemuan dan perpisahan

Puisi Sahabat - Pertemuan dan perpisahan, puisi ini saya ciptakan untuk para sahabat ku yang pernah mengukir keindahan dalam hidupku, yang selalu berbagi dalam kekurangan. Dan hari ini kita harus berpisah..
Monggo disimak...
sahabat terbaik
Puisi Sahabat - Pertemuan dan perpisahan
Oleh : Mujahidin
Dulu..
Kau asing bagiku
Dulu..
Kau hanya pandangan sepintas slalu..
Tapi..
Setelah kita disini
Di kampus ini
Terciptalah kasih sayang antara kita
Saling membantu dalam kesusahan
Canda tawa bersama
Namun..
Semua itu hanya sementara
Semua itu hanya bagai mimpi di malam hari yang harus hilang ketika bangun pagi
Kini kita harus berpisah
Karena kita tak lagi harus berada di kampus ini
Kenapa pertemuan harus di akhiri perpisahan
Yang akan hanya melukiskan kenangan di atas angan
Yang hanya membuat rasa perih dikala rindu
Seakan hati meberontak
Dan berteriak; 
Sahabat aku rindu..!!!

Namun . .
Aku tau semua itu hanya sia-sia
Karna perjalanan kita tak lagi di sini
Salam sukses kawan..
Puisi Sahabat - Pertemuan dan perpisahan 
Tonton videonya:

Terimakasih atas kunjungan dan partisipasinya.. salam sukses

Postingan populer dari blog ini

Lirik dan Chord JAMRUD - Ciaat

Lirik dan Chord Jamrud - Ciaat Intro : C5 D5 E5 C5 D5 G5 F#5 F# C5 Bangun pagi-pagi jangar sekali Cm#7 G5 D5 C5 Kepala, lutut, tangan sakit G5 B5 Semalam ku berubah jadi sansak C5 Cm#7 Digampar orang kiri dan kanan G5 D5 E5 Nyolek penyanyi korea G5 F#5 F5 C5 Aku diseret sebelas orang Cm#7 G5 D5 C5 Jelas engga bisa lari G5 B5 Terpaksa kulayani tinju mereka C5 Cm#7 Dengan jurus yang seadaanya G5 D5 E5 Dapet nyontek dari TV

Lirik dan Chord Jamrud - S.H.I.T

LIRIK DAN CHORD JAMRUD - S.H.I.T INTRO: A G A E G *Seperti ingus keluar dari lubang hidungmu bisa kau atur naik dan turun INTRO: G G Seperti Cintamu padaku harus ngikutin moodmu diajak kencan diajak jalan C B Am G Lagi anu...lagi ini...lagi itu.... C B Am G minggu depan aja...

KEPADA HATI AKU BERTANYA (Wulan Dhany) Mari berpuisi tentang cinta

KEPADA HATI AKU BERTANYA. Oleh : Wulan Dhany Dengan lirih aku berucap kepada sukmaku lebih mendekat. Berdialog dengan hati sendiri. Menyapa untuk mencari makna mesra dalam bahasa cinta. Wahai hati, dapatkah engkau hilangkan rasa ini? Rasa ini begitu kuat dan melekat. Hingga ku sebut itu adalah nikmat. Pada jiwa yang tengah rapi terbingkai dengan rona cinta. Aku lemah jika untuk menolak rasa. Tak sanggup pula aku melupa, sebentar beranjak Dan sedikit mencipta jarak. Mengalihkan sesuatu yang telah bertahta. Aku takkan bisa! . Tanpa terbata hatipun bersuara sungguh rasa yang telah hadir tidaklah mudah untuk bisa sirna, biarlah rasa ini akan tetap bertahta dalam dasar jiwa. Bukan!!! Bukan kepada hati dan waktu yang salah, karena cinta takkan bisa tenang sebelum mendapat singgahan ternyaman. Jadi, izinkalah aku tetap menyimpan rasa cinta ini untuk membawamu dalam ketenanangan wahai Tuanku. Hati, kenapa engkau begitu teguh untuk menyimpan cinta? Bukankah kau tau rasa cinta y...