Langsung ke konten utama

Puisi Kenangan - Doaku Untuk Mu



Puisi Kenangan - Doaku Untuk Mu, Hari ini ga ada mod mau ngeblog, bingung mau share apa, mungkin ngarang puisi lagi yachh,,
Oke, Ngarang puisi, Jadi harap maklum lah yea kalau puisi nya berantakan, soalnya mendadak bikinnya,,

Oke langsung saja disimak puisinya


Puisi Kenangan - Doaku Untuk Mu


Hari-hari yang kulalui tak seindah dulu
Semua yang ku lakukan seakan sia-sia
Semenjak kepergian dirimu
Semenjak Kau pergi untuk selamanya

Tak ada lagi kata-kata indah yang kau lantunkan untukku
Semuanya hanya tinggal ingatan
Yang tak mungkin akan terulang kembali

Tak ada lagi canda tawa mu
Semuanya hanya tinggal kenangan
yang tak mungkin dapat terulang

Doa ku untukmu takkan pernah terputus
Semoga kau tenang di alam sana

Aku tak akan melupakan mu
Hingga akhir hayatku
Meski pun kau telah tiada
Tunggu aku di surga.

Puisi Kenangan - Doaku Untuk Mu


LIHAT JUGA VERSI MUSIKALISASI PUISINYA YA GUYS. . Untuk versi video musikalisasi puisi judulnya kita ubah dan ada penambahan sedikit kata-kata ya teman-teman




Nah itu dia puisi nya, jangan di ketawain yaa. sekian terimakasih

Postingan populer dari blog ini

Lirik dan Chord JAMRUD - Ciaat

Lirik dan Chord Jamrud - Ciaat Intro : C5 D5 E5 C5 D5 G5 F#5 F# C5 Bangun pagi-pagi jangar sekali Cm#7 G5 D5 C5 Kepala, lutut, tangan sakit G5 B5 Semalam ku berubah jadi sansak C5 Cm#7 Digampar orang kiri dan kanan G5 D5 E5 Nyolek penyanyi korea G5 F#5 F5 C5 Aku diseret sebelas orang Cm#7 G5 D5 C5 Jelas engga bisa lari G5 B5 Terpaksa kulayani tinju mereka C5 Cm#7 Dengan jurus yang seadaanya G5 D5 E5 Dapet nyontek dari TV

Lirik dan Chord Jamrud - S.H.I.T

LIRIK DAN CHORD JAMRUD - S.H.I.T INTRO: A G A E G *Seperti ingus keluar dari lubang hidungmu bisa kau atur naik dan turun INTRO: G G Seperti Cintamu padaku harus ngikutin moodmu diajak kencan diajak jalan C B Am G Lagi anu...lagi ini...lagi itu.... C B Am G minggu depan aja...

KEPADA HATI AKU BERTANYA (Wulan Dhany) Mari berpuisi tentang cinta

KEPADA HATI AKU BERTANYA. Oleh : Wulan Dhany Dengan lirih aku berucap kepada sukmaku lebih mendekat. Berdialog dengan hati sendiri. Menyapa untuk mencari makna mesra dalam bahasa cinta. Wahai hati, dapatkah engkau hilangkan rasa ini? Rasa ini begitu kuat dan melekat. Hingga ku sebut itu adalah nikmat. Pada jiwa yang tengah rapi terbingkai dengan rona cinta. Aku lemah jika untuk menolak rasa. Tak sanggup pula aku melupa, sebentar beranjak Dan sedikit mencipta jarak. Mengalihkan sesuatu yang telah bertahta. Aku takkan bisa! . Tanpa terbata hatipun bersuara sungguh rasa yang telah hadir tidaklah mudah untuk bisa sirna, biarlah rasa ini akan tetap bertahta dalam dasar jiwa. Bukan!!! Bukan kepada hati dan waktu yang salah, karena cinta takkan bisa tenang sebelum mendapat singgahan ternyaman. Jadi, izinkalah aku tetap menyimpan rasa cinta ini untuk membawamu dalam ketenanangan wahai Tuanku. Hati, kenapa engkau begitu teguh untuk menyimpan cinta? Bukankah kau tau rasa cinta y...