Cerpen - Sahabat yang terbaik

Cerpen - Sahabat yang terbaik

Sahabat yang terbaik.
Ketika itu malam terlalu sunyi, tidak ada satu pun bintang di langit yang terlihat di jendela kamar Ratna. Ia pun menutup jendela kamarnya dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Dan mulai memejamkan matanya.

Keesokan harinya, dipagi yang kurang cerah karena tertutup oleh awan-awan hitam yang berselubung. Dengan perasaan malas dan lesu Ratna pun menyeret langkahnya untuk pergi kesekolah yang kebetulan tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Sesampainya di sekolah, Ratna bertemu dengan teman akrabnya yaitu Neny.
"hay Nen !!" sapa Ratna kepada Neny.
"hay juga, apa kabar kamu sekarang?"
Kabarku sehat-sehat aja kok, kamu sendiri ?" Ratna balik tanya.
"ya sehatlah kalau gak mana mungkin ku sekolah." tambah Neny menjelaskan.
"bagus deh kalau begitu".

Disaat mereka berdua sedang asik ngobrol tiba-tiba muncul seorang cowok yang menurut mereka lumayan ganteng. Cowok itu bernama Reno.
"hay ! !" Sapa Reno.
"hay juga' !" jawab Ratna dan Neny secara berbarengan.
"kenapa kalian berdua masih disini?"
"Emang apa urusannya sama kamu, kok kamu yang sewot, suka-suka kita berdua dong." ucap Neny.
"bukan gitu, tapi sekarang kan udah hampir masuk."
"oh iya, makasih atas sarannya ya! Yuk Rat kita masuk." Neny mengajak Ratna. Tiba-tiba . . .
"Bruuuk ! !" Tanpa sengaja mereka berdua bertabrakan dengan seorang cowok.Cowok ini sangat tampan, sehingga membuat Neny dan Ratna terbengong sejenak.
"oops, sorry. . Aku nggak sengaja. Aku buru-buru banget."
"iya, iya ga'ak apa-apa kok." jawab Ratna dengan terbata-bata.
"emz. . Kamu murit baru ya ?" Neny menambah
"iya aku murid baru, pindahan dari jogja".
"oh iya, kita belum kenalan, nama aku fyan". Cowok itu menambah ucapannya.
"aku Neny dan ini temenku namanya Ratna." Neny menjawab Ratna hanya diam dan tersenyum.

Di saat mereka sedang asyik ngobrol, tiba-tiba datang seorang guru yang mengajar dikelasnya, mereka pun bergegas meninggalkan tempat dan masuk ke kelas.

Setibanya waktu istirahat, Ratna dan Neny sengaja menghampiri Fyan.
"hay Fyan ! Ke kantin yuk", ajak Neny
"tapi . . . ."
"aku yang traktir deh." Neny memotong.
"bukan gitu, aku lagi banyak tugas yang harus diselesaikan, ma'af ya !"
"gak apa-apa kok, ya udah kita berdua pergi dulu ya." pergi meninggalkan Fyan.

Neny heran dengan Ratna. Semenjak pertama bertemu dengan Fyan, Ratna jadi banyak melamun dan gak mau ngomong, jangan-jangan Ratna jatuh cinta dengan Fyan. Pikir Neny !

Ternyata apa yang dipikirkan Neny benar, Ratna jatuh cinta dengan Fyan. Setelah pulang dari sekolah, tanpa sepengetahuan Neny, Ratna mendekati Fyan.
"hy Fyan, kamu pulang sama spa ?"
"eh kamu Ratna, sendiri aja kok memang kenapa ?"
Fyan menjawab sekaligus bertanya.
"hmm . . ! Kamu mau gak anterin aku ?"
"tapi . . !"
"pliiis !!, mau ya" Ratna memotong.
"ya deh gak papa, aku mau"

Mereka pun langsung menuju keparkiran dan menunggangi Sepeda motornya.

Di tengah-tengah perjalanan, tiba-tiba ratna memeluk Fyan dengan keras. Fyan pun kaget dengan apa yang telah Ratna lakukan padanya.
"Fyan, aku suka sama kamu" ucap Ratna sepontan.
Fyan tambah kaget dengan ucapan Ratna.
"emm..!! Sebenernya.. Aku juga merasakan hal yang sama"

Betapa gembiranya Ratna bisa berdua dengan Fyan apa lagi Fyan jga mencintainya.

Di malam harinya, Langit cerah di penuhi dengan bintang-bintang yang indah sama dengan perasaan Ratna pada saat ini, yang di penuhi dengan bunga.
"Fyan, ku sayang kamu"
Ratna pun mulai melelapkan matanya.

Sekian dulu ya ceritanya, kapan-kapan ku sambung ! Mohon
komentarnya ya, supaya aku bisa melengkapi kekurangannya
By : mujahidin


Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top